Stop “Scroll” HP di Pagi Hari Jika Ingin Hidupmu Dipenuhi Energi Positif

INDONETIZEN — Kebiasaan refleks membuka ponsel segera setelah bangun tidur mungkin tampak sepele, namun sesungguhnya merupakan “pencuri energi” yang bekerja diam-diam. Aktivitas sederhana seperti menggulir media sosial di menit-menit pertama setelah terjaga ternyata mampu mengacaukan sistem fokus otak dan menurunkan kualitas emosi sepanjang hari. Hal ini disampaikan oleh Pradika Wati Purwaningsih, seorang profesional hipnoterapis dan praktisi Neuro-Linguistic Programming (NLP), yang menekankan bahwa 60 menit pertama setelah bangun tidur adalah waktu emas bagi otak dan pikiran bawah sadar.
“Banyak orang merasa sudah cukup tidur, tapi tetap bangun dalam keadaan lelah atau gelisah. Sumbernya bukan dari fisik, melainkan dari ‘Starter Kit’ mental yang salah — yaitu membuka ponsel dan mengonsumsi input negatif,” ujar Pradika dalam wawancara eksklusif dengan Indonetizen.
Menurutnya, rutinitas pagi bukan sekadar urusan kopi, olahraga, atau sarapan. Lebih dari itu, pagi hari adalah fase ‘instalasi pikiran’ yang menentukan arah energi dan produktivitas seseorang sepanjang hari.
Saat seseorang langsung terpapar informasi negatif dari media sosial atau berita, sistem limbik otak — pusat pengatur emosi — segera aktif dalam mode waspada. Akibatnya, tubuh memproduksi hormon stres seperti kortisol, meski belum memulai aktivitas apa pun.
Kekuatan 60 Menit Pertama: “Prime Time” Bagi Pikiran Dalam perspektif NLP, state of mind (keadaan pikiran) yang terbentuk di jam pertama setelah tidur memiliki pengaruh hingga 90 persen terhadap suasana batin dan keputusan harian seseorang. Oleh karena itu, apa pun yang Anda konsumsi secara mental di pagi hari akan membentuk “frekuensi dasar” pikiran.
Pradika menjelaskan bahwa dengan kesadaran dan latihan kecil, setiap orang dapat mengambil kembali kendali terhadap fokusnya. Salah satu caranya adalah melalui afirmasi positif — pernyataan singkat yang mengarahkan pikiran bawah sadar untuk fokus pada hal-hal konstruktif. Contohnya: “Aku bersemangat. Hari ini adalah kesempatan baru untuk tumbuh dan maju.”
Menurut Pradika, afirmasi semacam ini berfungsi untuk:
Setting Awal (Initial State): Mengirimkan sinyal kuat ke otak bahwa hari ini akan produktif, menyenangkan, dan penuh peluang. Seperti menyetel saluran radio yang jernih sebelum memulai perjalanan.
Memutus Siklus Negatif: Menghentikan pola otomatis pikiran yang sering mengulang kekhawatiran atau rasa takut dari hari sebelumnya, sekaligus memperkuat jalur saraf positif di otak.
Ambil Alih Kendali Fokusmu
Sebagai langkah praktis, Pradika menyarankan masyarakat mengganti kebiasaan scrolling ponsel dengan “Ritual Kendali Pikiran”: menulis tiga hal yang disyukuri, membaca afirmasi harian, atau sekadar menarik napas dalam-dalam sambil menyadari niat untuk menjalani hari dengan tenang.Untuk membantu masyarakat membangun kebiasaan baru, Pradika juga telah menyusun puluhan afirmasi harian yang bisa diakses secara gratis.
“Ambil kendali penuh atas mood dan fokusmu. Jangan biarkan ponsel menjadi pengendali utama energi harianmu,” tutupnya.
